Pemprov Jatim Umumkan Pelantikan Kepala Daerah Dibagi Tiga Sesi, Kementerian Dalam Negeri Ikut Memantau

- 25 Februari 2021, 16:43 WIB
Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa pelaksanaan pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Daerah akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa pelaksanaan pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Daerah akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. /

LAMONGAN TODAY - Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah mengumumkan pelantikan kepala daerah dibagi tiga sesi dalam sehari, yaitu pagi, siang, dan sore, di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

"Sesi pertama pukul 09.00 WIB, lalu 13.00 WIB, kemudian 16.00 WIB. Semuanya dilaksanakan pada hari Jumat (26/2). Mereka dilantik oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa," ujar Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan Kepala Daerah di Jatim Aries Agung Paewai di Surabaya, seperti dikutip Lamongan Today dari Antara, Kamis 25 Februari 2021.

Di sesi pertama yang dilantik yaitu pasangan calon terpilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, kemudian Ponorogo, Situbondo, Sumenep, Ngawi, dan Banyuwangi.

Baca Juga: Kemendikbud Terbitkan Kebijakan BOS Reguler dan Dana Alokasi Khusus 2021, Begini Aturannya

Sesi kedua, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Mojokerto.

Selanjutnya, sesi terakhir: Sidoarjo, Kabupaten Kediri, Gresik, Lamongan, dan Kota Surabaya.

"Dari 19 pilkada, ada 17 pasangan calon kepala daerah terpilih yang dilantik, sedangkan dua daerah lain, yakni Tuban dan Pacitan, belum habis masa berlakunya," ucap Aries selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim.

Baca Juga: Lagu Up - Cardi B Tembus Urutan 2 Billboard, Begini Lirik dan Terjemahannya

Pelantikan, kata dia, dipantau langsung oleh Kementerian Dalam Negeri RI dengan menggunakan protokol kesehatan sangat ketat.

Halaman:

Editor: Achmad Ronggo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X