Sederet Kontroversi Terkait Pembangunan Tol Demak-Tuban, Layak Dibangun Gak Sih?

- 3 Maret 2023, 18:48 WIB
Ilustrasi Jalan Tol Demak - Tuban Proyek Rp 55,7 Triliun, Siap Trabas 40 Desa Di Bumi Wali, Ini Daftar Lengkapnya
Ilustrasi Jalan Tol Demak - Tuban Proyek Rp 55,7 Triliun, Siap Trabas 40 Desa Di Bumi Wali, Ini Daftar Lengkapnya /Jasa Marga

LAMONGAN TODAY - Jalan tol Demak-Tuban adalah bagian dari jaringan jalan tol Trans Jawa yang akan menghubungkan Demak di Jawa Tengah dengan Gresik di Jawa Timur.

Proyek ini diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 45,71 triliun dan memiliki panjang 180,58 km. Namun, pembangunan tol ini tidak luput dari kontroversi.

Salah satu kontroversi yang muncul adalah terkait pembebasan lahan. Dari total dana investasi, sebanyak Rp 2,68 triliun akan digunakan untuk biaya pembebasan lahan yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

Baca Juga: Beda Pendekatan, Pembebasan Lahan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi I Tak Lagi Berdasarkan Tanah Musnah

Namun, proses pembebasan lahan ini masih menghadapi kendala di beberapa daerah.

Misalnya di Kabupaten Tuban, proyek tol ini akan melewati 35 desa dari lima kecamatan. Beberapa warga yang lahannya terkena dampak proyek tol ini mengaku belum mendapatkan informasi resmi dari pemerintah terkait ganti rugi dan relokasi.

Mereka juga khawatir dampak sosial dan lingkungan dari pembangunan tol ini.

Selain itu, kontroversi lain yang muncul adalah terkait kelayakan proyek. Beberapa pihak menilai bahwa proyek tol ini tidak sesuai dengan kondisi geografis dan ekonomi daerah.

Mereka berpendapat bahwa proyek tol ini lebih didorong oleh kepentingan politik dan bisnis daripada kepentingan publik.

Proyek tol ini juga menuai kritik karena dinilai tidak transparan dan partisipatif. Beberapa pihak menuntut agar pemerintah membuka informasi mengenai studi kelayakan, analisis dampak lingkungan, dan perencanaan anggaran proyek tol ini.

Baca Juga: Purnawirawan Perwira Tinggi TNI-POLRI Usulkan Anies Duet dengan AHY: Agus Ketum yang Tangguh dan Kuat

Mereka juga meminta agar pemerintah melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan terkait proyek tol ini.

Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen untuk merealisasikan proyek tol ini. Pemerintah berharap bahwa proyek tol ini dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pemerintah juga berjanji untuk menyelesaikan masalah pembebasan lahan dengan cara yang adil dan humanis.

Proyek tol Tuban masih dalam tahap perencanaan. Paling cepat, pembangunan fisik proyek ini akan dimulai pada tahun 202323. Proyek ini ditargetkan selesai pada tahun 20271.**

Editor: Achmad Ronggo


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah