Harga Cabai di Kediri Rp100.000/kg Imbas Cuaca Ekstrem, Pembeli Terpaksa Kurangi Pembelian

- 23 Februari 2021, 19:01 WIB
ilustrasi cabai.
ilustrasi cabai. /Artem Beliaikin/pexels.com/@belart84

LAMONGAN TODAY - Harga cabai di beberapa pasar tradisional wilayah Kota Kediri, Jawa Timur, semakin melonjak sampai mencapai Rp100 ribu per Kg, yang diduga dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi.

Tri Wahyu Pradana, salah seorang pedagang di Pasar Setonobetek, Kota Kediri mengatakan harga cabai rawit semula harga sekitar Rp70 ribu sampai Rp80 ribu per Kg. Sekarang, harganya telah melonjak drastis sampai Rp100 ribu per Kg.

"Kini harga cabai naik hingga Rp100 ribu per kilogram. Jika biasanya bisa menjual 7 kilogram dalam dua hari, kini hanya 6 kilogram saja. Itu pun terjual hingga tiga hari," kata Tri di Kediri, seperti dikutip Lamongan Today dari Antara, Selasa 23 Februari 2021.

Baca Juga: Pemerintah Buka Pendaftaran Gelombang ke-12 Kartu Prakerja, Jumlah Kuota 600 Ribu Peserta

Tri mengatakan, harga cabai mahal tersebut di antaranya disebabkan cuaca ekstrem. Adanya perubahan cuaca secara ekstrem tersebut mengakibatkan tanaman cabai tidak dapat tumbuh dengan baik. Buah yang dihasilkan juga tidak dapat optimal, di antaranya menjadi busuk.

Ia juga belum mengetahui sampai kapan harga dapat kembali normal. Ia juga berharap harga kembali normal, seehingga pelanggan juga dapat membeli cabai dengan lebih banyak. Sekarang, banyak pelanggan yang mengurangi pembelian cabai, sebab harganya yang mahal.

Nana, salah seorang pembeli mengaku ia harus mengurangi pembelian cabai sebab harganya yang mahal.

Baca Juga: Sebut Rencana Mobil Pintar Keputusan Strategis, Xiaomi akan Produksi Mobil?

"Saya belinya secukupnya saja, karena harga cabai juga mahal," kata Nana.

Halaman:

Editor: Achmad Ronggo

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X