PUSKAPPI Nilai AHY Cocok Pimpin Kementerian Investasi

- 15 April 2021, 20:19 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). /Instagram.com/@agusyudhoyono

LAMONGAN TODAY - Optimisme di awal Pemerintahan Presiden Joko Widodo pada 2019 lalu begitu sangat nyata, dengan slogan “Indonesia Maju” yang menjadikannya terpilih untuk kedua kalinya.

Setelah dilantik bongkar pasang Kabinet dilakukan, tidak semua menteri pada periode pertama masuk kembali, dan nama-nama mentereng dalam dunia usaha tak luput hadir dalam kabinet periode keduanya.

Bahkan yang paling menarik, ada Staf Presiden Milenial yang ditarik dari berbagai unsur, baik itu dari aktivis maupun pengusaha.

Baca Juga: Pendaftaran Merek Partai Demokat Oleh SBY Demi Hadapi Ketidakpastian Sewaktu KLB

Dalam tubuh kabinet Presiden Jokowi, yang paling mendapat sorotan adalah masuknya lawan tanding Jokowi dalam dua kali pemilu, yang mengantarkan Jokowi menjadi Presiden untuk dua periode, yakni Prabowo Subianto.

Bahkan pada reshufle jilid pertama pada periode kedua, nama Sandiaga Uno yang merupakan pasangan Prabowo Subianto, ditarik masuk kabinet menggantikan Wishnutama Kusubandio sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Tidak hanya Sandiaga Uno, ada sederet nama-nama pengusaha dalam Kabinet Indonesia Maju, yakni, Nadiem Anwar Makarim, Budi Gunadi Sadikin, Muhammad Lutfi, Sakti Wahyu Trenggono, Erick Thohir dan seterusnya, bahkan nama-nama wakil menteri tidak kalah mentereng.

Baca Juga: Kodim 0812/Lamongan Gelar Vaksinasi Pada Purnawirawan Dan Warakauri

Buktinya dalam reshuffle pertama, ada dua wakil menteri yang dijadikan menteri. Nama paling mentereng adanya nama Angela Tanoesoedibjo, yang merupakan anak bos dari MNC Group, pada jajaran Staf Milenial Presiden ada nama pengusaha Start-up. Bahkan Putri Tandjung juga masuk dalam sederet nama Staf Milenial Presiden Jokowi.

Halaman:

Editor: Nugroho


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X