Dokter Palsu Pelaku Filler Payudara Sarjana Pertanian, Polisi: Sebanyak 1000 wanita Terselamatkan

- 7 April 2021, 10:01 WIB
Ilustrasi Bahaya filler payudara.
Ilustrasi Bahaya filler payudara. /Pexels.com/Gustavo Fring.

Baca Juga: DPC Demokrat Lamongan Tutup Rangkaian Konsolidasi dengan Santuni Anak Yatim

Kemudian dari peradangan tersebut menimbulkan infeksi dan harus diobati dengan cara di operasi dengan menghilangi beberapa sel-sel ataupun saraf karena terinfeksi cairan filler tersebut.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Akbp Teuku Arsya Khadafi menjelaskan bahwa kami dari sat reskrim Polres Metro Jakarta Barat telah membuka posko aduan terkait kasus filler tersebut.

"Yang menjadi kendala dari kasus tersebut adalah para korban enggan mau melaporkan kasus tersebut karena merasa malu," ujar AKBP Teuku Arsya Khadafi.

Baca Juga: DPC Demokrat Lamongan Tutup Rangkaian Konsolidasi dengan Santuni Anak Yatim

Dari keterangan pelaku kami menerima laporan bahwa yang bersangkutan melakukan penyuntikan sebanyak 15 kali.

Arsya menjelaskan kejadian tersebut pelaku berawal mula sekira bulan september 2020 pelaku SR melakukan pembelian produk berupa cairan tanpa merek yang digunakan untuk Filler Payudara dan bokong melalui online yang berasal dari batam seharga Rp 3,500,000, - per liter (1000 cc) dan menjual kembali melalui online di akun instagram @beauty Sexi Store dengan harga 4.500.000,- perliter (1000 cc).

"Dari bulan Oktober 2020 s/d Desember 2020 pelaku sudah melakukan filler sebanyak 15 kali dan meraup keuntungan kurang lebih sebesar Rp 75.000.000,-" ujar Akbp Teuku Arsya Khadafi.

Baca Juga: Rilis Hari Ini! Harga Dan Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 10 Terbaru, Harganya Ramah di Kantong

Pihaknya juga melakukan pengembangan terkait penangkapan pelaku SR dengan mencari distributor nya di bantu oleh polsek Sagulung dan berhasil mengamankan Sdr ML yang merupakan penjual cairan filler tersebut.

Halaman:

Editor: Nugroho


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X