Dokter Palsu Pelaku Filler Payudara Sarjana Pertanian, Polisi: Sebanyak 1000 wanita Terselamatkan

- 7 April 2021, 10:01 WIB
Ilustrasi Bahaya filler payudara.
Ilustrasi Bahaya filler payudara. /Pexels.com/Gustavo Fring.

Selanjutnya pada tanggal 26 oktober 2020 korban Ct dan Wt menghubungi tersangka SR untuk melakukan filler payudara dan disepakati pelaksanaan filler pada hari senin, 9 November 2020 di hotel Redoorz Taman Sari Jakarta Barat.

Namun, setelah dilakukan tindakan korban mengalami demam, pembengkakan payudara dan keluar cairan nanah yang keluar dari lubang bekas suntikan kemudian korban mendatangi Polres Metro Jakarta Barat untuk membuat laporan.

Baca Juga: 2500 Pasukan Gabungan Diterjunkan dalam Pengamanan Jumat Agung dan Paskah 2021

Setelah pihaknya menerima laporan tersebut kemudian anggotanya dibawah pimpinan kanit krimsus Akp Fahmi Fiandri sekira tanggal 23 maret 2021 pelaku SR berhasil diamankan di daerah Pondok Pucung Tangerang Selatan beserta barang bukti.

Pelaku yang hanya berlatar belakang sarjana pertanian ini berbekal hanya mengikuti pelatihan selama sehari.

Pelaku juga tidak memiliki ijin untuk melakukan praktek kedokteran dan tidak memiliki keahlian dalam melakukan filler pembesaran payudara dan bokong.

Baca Juga: Adanya Korban Filler Payudara, Polisi Buka Posko Pengaduan

"Pelaku juga menggunakan cairan filler tersebut sebanyak 1 liter (1000 cc) untuk filler payudaranya dan juga anaknya," ujar Kombes Pol Ady Wibowo.

"Kami berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati hati kembali, praktek praktek ini kami yakin masih ada di luar sana, tentunya harus jadi suatu kewaspadaan agar lebih berhati hati dalam menentukan pilihan," tambahnya.

Seperti kasus yang kami tangani secara fakta sangat merugikan dimana korban mengalami peradangan.

Halaman:

Editor: Nugroho


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X