Gunung Merapi Erupsi Hebat, Masuk Fase Efusif

- 27 Januari 2021, 19:43 WIB
Gunung Merapi erupsi
Gunung Merapi erupsi /BNPB

LAMONGAN TODAY  - Gunung Merapi telah mengeluarka awan panas guguran (APG)sebanyak 36 kali, Rabu 27 Januari 2021. Awan panas guguran Gunung Merapi ini meluncur dengan jarak antara 500 hingga 3.000 meter dari kawah puncak.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat bahwa Gunung Merapi telah mengarah ke Barat Daya atau menuju ke hulu Kali Krasak dan Kali Boyong.

APG juga tercatat di seismogram di amplitudo antara 15-60 milimeter dan durasi selama 83-197 detik.

Baca Juga: Raffi Ahmad Buka Suara Terkait Pernyataan Nita Thalia, Sebut Diminta Jadi Istri Kedua

Menyusul adanya aktivitas Gunung Merapi tersebut, Kepala BPPTKG Hanik Humaira mengatakan aktivitas Gunung Merapi telah memasuki fase erupsi efusif.

Pada fase tersebut, pertumbuhan kubah lava terus meningkat dan disertai adanya guguran lava dan awan panas guguran (APG), sebagaimana menurut pengamatan yang dilakukan sejak Senin, 4 Januari 2021 dan terus berlangsung hingga hari ini.

“Sejak tanggal 4 Januari 2020 Gunung Merapi telah memasuki fase erupsi yang bersifat efusif atau yang kita kenal juga sebagai Tipe Merapi, yaitu erupsi dengan pertumbuhan kubah lava kemudian disertai dengan guguran lava dan awan panas guguran,” jelas Kepala BPPTKG Hanik Humaira melalui siaran pers yang diterima Lamongan Today.

Baca Juga: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Warga Diminta Siaga

Hanik juga melaporkan adanya dampak APG tersebut yakni terjadi hujan abu vulkanik dengan intensitas tipis di beberapa desa di Kecamatan Tamansari di Kabupaten Boyolali dan Kota Boyolali, Jawa Tengah.

Dalam hal ini Hanik mengimbau agar masyarakat tidak melakukan kegiatan di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III dengan jarak 5 kilometer dari puncak pada alur Kali Krasak, Kali Boyong, Kali Bedog, Kali Bebeng dan Kali Putih.

Halaman:

Editor: Nita Zuhara Putri

Sumber: BNPB


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X