Memasuki Puncak Musim Hujan, BMKG: Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

- 26 Januari 2021, 22:23 WIB
Ilustrasi hujan disertai petir.*
Ilustrasi hujan disertai petir.* //Pixabay/Gundula Vogel

LAMONGAN TODAY - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.

Hal ini dikarenakan puncak musim hujan 2021 disebut akan terjadi pada bulan Januari dan Februari mendatang.

"Kami menghimbau masyarakat dan seluruh pihak untuk tetap terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang cenderung meningkat di dalam periode puncak musim hujan ini," ujar Dwikorita dalam konferensi pers secara daring, Sabtu, 23 Januari 2021.

Baca Juga: Alhamdulillah! Pemerintah akan Perpanjang Program Bansos Ini pada 2021

laporan tersebut sesuai dengan catatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa sebagian besar wilayah di Indonesia yakni sebesar 94 persen dari total 342 Zona Musim (Zom) kini telah memasuki puncak musim hujan.

Sejumlah wilayah terutama sebagian Sumatera bagian selatan, sebagian besar pulau Jawa, Sebagian Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sebagian Sulawesi , Sebagian Maluku, Sebagian Papua Barat, dan bagian selatan Papua.

Pada periode musim hujan ini juga tercatat sering terjadinya peristiwa cuaca ekstrem dengan kategori curah hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi.

Baca Juga: Honda CBR 150R Terbaru, Apa Saja Ubahannya? Simak Selengkapnya

"Dari pengamatan BMKG walaupun curah hujan berada pada tingkat sedang, namun masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi," ungkap Guswanto selaku Deputi Bidang meteorologi BMKG.

Halaman:

Editor: Furqon Ramadhan

Sumber: BMKG


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X