Bupati Lamongan Klaim Penjualan Hewan Kurban Meningkat saat Tengah PPKM Darurat

- 16 Juli 2021, 19:02 WIB
Ilustrasi sapi kurban.
Ilustrasi sapi kurban. /PEXELS/ Ave Calvar Martinez

LAMONGAN TODAY - Dengan berbagai pembatasan, pelaksanaan kurban selama pandemi Covid-19 ini tidak berdampak pada penjualan hewan kurban.

Justru di Kabupaten Lamongan penjualan hewan kurban mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.

“Dari beberapa tempat penjualan sapi dan kambing rata-rata sudah habis terjual. Contohnya yang di Kecamatan Sugio menyediakan 250 ekor sapi dan yang sudah terjual sudah 240 ekor."

Baca Juga: Sedih Tinjau TPU Covid-19 Rorotan, Anies: Sejauh Mata Memandang Hanya Hamparan Liang Kubur

"Pada prinsipnya penjualan hewan kurban di tengan pandemi ini produksi hewan ternak di Kabupaten Lamongan cukup menggembirakan. ” Tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau Yes ketika meninjau salah satu titik penjualan hewan kurban di Kabupaten Lamongan, Jumat 16 Juli 2021.

Pada tahun 2021, sebanyak 175 titik penjualan hewan kurban yang tercatat di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan dan telah dipastikan kesehatannya dengan melakukan pemeriksaan mulai dari mata hingga kondisi tubuh hewan.

Pemeriksaan tersebut untuk memastikan hewan kurban yang dijual terlihat cukup sehat, cukup umur dan pemeliharaan juga memadai.

Baca Juga: Polri Tambah 1.038 Titik Penyekatan, Ini Sebarannya: Jabar Paling Banyak 353, Jatim 209 Lokasi

“Alhamdulilllah dari beberapa tempat kita lihat, hewannya rata-rata sehat dan siap untuk dipotong pada saat idul adha nanti. Dan ini sebelumnya sudah dipastikan oleh petugas Dinas Peternakan,” lanjut Bupati Yes.

Halaman:

Editor: Nugroho

Sumber: Humas Lamongan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X