Heboh Temuan diduga Telur Buaya di Lamongan, Ternyata Bukan, Ini Faktanya !

- 13 Februari 2021, 21:21 WIB
Temuan Di Duga Telur Buaya di Lamongan/BKSDA
Temuan Di Duga Telur Buaya di Lamongan/BKSDA /
 
LAMONGAN TODAY - Sempat heboh di dunia maya, khususnya di Kabupaten Lamongan perihal ditemukannya telur yang diduga telur buaya di bantaran Bengawan Solo Dusun Klagen, Desa Prijekngablak, Kecamatan Karanggeneng.
 
Temuan ini membuat resah warga khususnya sekitar wilyah Karanggeneng karena diduga terdapat buaya disekitar tempat tinggal mereka. Namun kekhawatiran itu telah terjawab, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menerjunkan tim melihat langsung dan memastikan telur yang diduga telur buaya tersebut.
 
Setelah BKSDA terjun ke lapangan, akhirnya dapat dipastikan bahwa telur yang ditemukan di bantaran Bengawan Solo Dusun Klagen, Desa Prijekngablak, Kecamatan Karanggeneng, bukanlah telur buaya. Melainkan telur biawak.
 
 
Selain petugas BKSDA penjaga Maharani Zoo Lamongan bidang reptil juga turut serta dalam mengidentifikasi temuan telur tersebut.
 
Selanjutnya didapatkan hasil kepastian bahwa temuan telur yang di duga telur buaya adalah telur biawak, hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW) Gresik X Lamongan Agus Ariyanto saat di lokasi penemuan telur.
 
Agus mengemukakan bahwa dari jejak kaki yang ditemukan saat identifikasi bukan jejak kaki buaya.
 
 
"Kita temukan hasil dari identifikasi dan dapat dipastikan bahwa telur tersebut merupakan telur biawak bukan buaya. Karena dari ukuran jejak kaki yang ditemukan sangat kecil, sekitar 13 cm," ujar Agus.
 
"Ukuran badan hanya sekitar 21 cm, ukuran tersebut sangat kecil dibandingkan dengan ukuran buaya yang sudah bertelur," Agus menambahkan.
 
Selain menjelaskan tentang ukuran kaki dan badan Agus juga menjelaskan tentang ukuran sarang buaya.
 
 
"Selain kedua hal tersebut, disekitar sarang banyak tanaman cabai yang tidak rusak, Gundukan tanah juga jauh lebih besar. Sehingga dapat di pastikan bahwa itu telur biawak, bukan buaya," ujar agus. ***

Editor: Furqon Ramadhan

Sumber: BKSDA Lamongan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X